Berita
Gempa NTT: Bahagia Warga Menerima Uluran Tangan Sesama
18 September 2026Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membagikan bantuan logistik bagi korban gempa di Desa Satar Kampas dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Bantuan terdiri dari paket sembako.
Mengendalikan Hawa Nafsu
16 November 2011 Hari itu, Rabu 9 November 2011, tepatnya pukul 18.30 WIB terlihat beberapa relawan yang mulai berdatangan mengikuti kegiatan Bedah Buku “ 20 Kesulitan Kehidupan “ di Kantor He Qi Barat bersama Kumuda Yap Shixiong .
Suara Kasih: Meringankan Penderitaan Sesama
15 November 2011 Bencana yang terjadi dalam sekejap sungguh membuat orang tak berdaya. Kita tak dapat menghentikan ketidakkekalan. Ketidakselarasan empat unsur alam mengakibatkan bencana terjadi silih berganti. Kita harus mawas diri dan berhati tulus.
Menjaga Pikiran dan Menciptakan Berkah
15 November 2011Ada pepatah mengatakan: “Tidak ada yang sulit sepanjang Anda mau bekerja keras.” Bagi mereka yang memiliki banyak keinginan, berdana adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Tetapi bagi mereka yang memiliki tekad, tiada rintangan yang tidak dapat diatasi.
Masuk ke Dalam Dharma
15 November 2011 Kamis, 10 November 2011, lebih dari 50 orang relawan datang ke Kantor Pusat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Gedung ITC Mangga Dua Jakarta untuk mengikuti kelas bedah buku.
Suara Kasih: Bersatu Hati Hadapi Bencana
14 November 2011 Sangatlah sulit untuk menyalurkan bantuan di tengah genangan air. Bencana telah berlangsung dalam waktu yang lama. Bukan hanya beberapa hari saja, melainkan sudah lebih dari 3 bulan. Kita juga dapat melihat demi menjaga kelancaran komunikasi, tukang pos terus berusaha melakukan tugasnya.
Melatih Raga dan Mengasah Kebijaksanaan
14 November 2011 Jika kita hanya mempraktikkan bentuk, tetapi tidak mengembangkan tenaga berarti kita hanya mengembangkan unsur Yang dengan mengabaikan Yin. Ketenangan, akal, dan ketrampilan diwakili oleh Yin dan gerakan, tubuh, penerapan diwakili oleh Yang.
Hati Buddha, Tekad Guru
14 November 2011 Master Cheng Yen sendiri mau meningkatkan welas asih maka kita harus memberi ketenangan dan ikut menghilangkan penderitaan di masyarakat. Bila sudah bisa memberi tanpa pamrih dan mewujudkan keharmonisan barulah manusia bisa bersatu.
Mengajak Orang Banyak untuk Berbuat Baik
11 November 2011 Suparman juga menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat umum untuk bisa ikut terjun di kegiatan Tzu Chi dan mengetahui lebih jelas mengenai “5R” (Reduce, Reuse, Recycle, Repair, Re-Think), sehingga mereka bisa lebih hemat dan lebih sadar lingkungan.
Suara Kasih: Mempertahankan Niat Baik
11 November 2011 Jika kita melakukan perbuatan baik dan bermakna, maka hal ini dapat diwariskan sepanjang masa. Begitu juga dengan hati Buddha. Selama lebih dari 2.000 tahun, orang masih terus mewariskan Dharma yang dibabarkan oleh-Nya.
Sang Pejuang
11 November 2011Melihat kondisi Ervan yang demikian, hal ini membuat Vera merasa tersentuh. Lalu ia meminta bantuan Shixiong Pujo, suaminya untuk mengajukan Ervan sebagai anak asuh penerima beasiswa Tzu Chi.
Berderma dalam Keterbatasan (Bag.1)
11 November 2011 Bersama sang istri ia mencari Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Gedung ITC Mangga Dua Lt. 6 Jakarta. Dari semula hanya berniat menjadi donatur, pasangan suami-istri yang menikah di tahun 2005 ini pun kemudian tak menampik ketika diajak untuk menjadi relawan oleh salah seorang staf di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Berderma dalam Keterbatasan (Bag.2)
11 November 2011 Dari kebiasaan ini, kemudian muncul keinginan A Fuk untuk mendirikan restoran vegetarian. Hebatnya, semua persiapan tempat hingga renovasi ruko di bilangan Taman Palem Cengkareng, Jakarta Barat ini dilakukan oleh A Fuk sendiri.
Suara Kasih: Bekerja Sama dan Bersatu Hati
10 November 2011 Meski hidup dalam kondisi minim, namum setiap hari mereka berbuat baik dan membangkitkan sebersit niat baik. Mereka turut menyisihkan uang di celengan bambu dengan penuh rasa syukur. Mereka melakukannya dengan penuh sukacita.
“Wah, Hujan Beras Nih!â€
10 November 2011 Tidak ada yang menyangka bahwa sebagian relawan dengan postur tubuh yang kecil mampu mengangkat 20 kg beras sampai ke pintu gerbang. Ternyata resepnya adalah semangat dan kebahagiaan saat melihat senyum serta ucapan terima kasih para penerima bantuan.







Sitemap