Berita
Gempa NTT: Bahagia Warga Menerima Uluran Tangan Sesama
18 September 2026Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membagikan bantuan logistik bagi korban gempa di Desa Satar Kampas dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Bantuan terdiri dari paket sembako.
Bazar Amal Tzu Chi
02 September 2009 Bazar yang dilakukan Tzu Chi menjelang Idul Fitri sangat membantu masyarakat untuk bisa membeli barang-barang layak pakai dengan harga terjangkau. ”Sambil memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri, mereka juga bisa beramal,” tambah Maruba.
Bekerja dan Berpuasa
01 September 2009 Bekerja sambil berpuasa? Tentu banyak orang yang sudah melakukannya. Bulan Ramadan bukanlah alasan untuk tidak bekerja secara maksimal. Jika Anda bekerja di dalam ruangan kantor, ditemani penyejuk udara, dan hanya mengerjakan tugas-tugas yang ringan –mengetik, menghitung, dan sebagainya– mungkin tidak sulit untuk melakukannya. Tapi, bagaimana jika Anda bekerja di luar ruangan yang panas dan harus bekerja keras yang harus menuntut stamina yang prima?
Silaturahmi dengan Warga Kampung Belakang
31 Agustus 2009 Sabtu, 29 Agustus 2009, sebanyak 54 warga kampung belakang telah berkumpul di Sasana Krida Karang Taruna, Kelurahan Kamal, Jakarta Barat. Kehadiran mereka pada sore itu adalah untuk mengikuti kegiatan doa bersama dan penyerahan dana bagi korban bencana alam di Taiwan.
Bulan Kebahagiaan Penuh Berkah
27 Agustus 2009Memperingati bulan tujuh imlek, yang menurut tradisi Tionghoa identik dengan “Bulan Hantu”. Video rekaman ceramah Master Cheng Yen pun diputar untuk memberikan pemahaman sebenarnya peringatan bulan tujuh tanggal 15 imlek.
Seniman Bangunan
27 Agustus 2009 “Kita memindahkan batu saja adalah sebuah ibadah, apalagi menata batu menjadi rumah, menata bata menjadi rumah, tempat untuk berlindung,” jelas Habib. Ia kemudian membandingkan bekerja sebagai tukang bangunan dengan jihad.
Cahaya Mentari Hangatkan Hati
26 Agustus 2009 Di RSKB, banyak pasien yang tidak memiliki keluarga, sehingga relawan perlu memberi dukungan dan pemahaman, bahwa sakit adalah suatu proses yang harus dijalani. Peran relawan sangat penting untuk memberi semangat kepada pasien.
Segenap Hati Membantu Korban Topan Morakot
26 Agustus 2009 (Saya) sebenernya tidak tahu bencana ini seberapa parah, namun dari video yang ditayangkan (saya) bisa melihat ternyata separah itu,” ujar Sharon Tanamas
Bersama untuk Taiwan
25 Agustus 2009 Geri Danoko, salah satu mandor mengatakan bahwa kegiatan ini berawal dari keinginan sejumlah mandor untuk turut bersumbangsih pada kegiatan kemanusiaan.
Donor Darah di Bulan Suci
25 Agustus 2009 Memasuki bulan suci Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) menghadapi persoalan pelik, kekurangan persediaan darah. Padahal, jumlah pasien yang membutuhkan darah sama sekali tidak berkurang.
Yang Muda, Yang Humanis
20 Agustus 2009 “Hari ini saya belajar untuk melihat kenyataan. Di tengah euforia menyambut hari kemerdekaan Indonesia, ternyata masih banyak saudara kita yang belum merdeka dari kemiskinan, penyakit, ataupun kebodohan,” tutur Juliana Ponijan, disela-sela kegiatan kunjungan kasih.
Sesuatu yang Berbeda
20 Agustus 2009 Bagi Endah, selama bekerja di proyek pembangunan, baru kali ini ada acara yang seperti ini. “Kalau di proyek lain kita kan biasa saja, antara owner dan kontraktor. Kalau di proyek ini kekeluargaan banget, kita dianggap keluarga,” tuturnya.
Kebahagiaan Meri dan Ika di Tzu Ching Camp
19 Agustus 2009 Faktor kesehatan yang membuatnya tidak bisa melanjutkan kuliah di akademi keperawatan, kini Ika berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya di akademi keguruan. “Sekarang harapan aku cuma ingin sembuh, terus aku bisa kerja dan tahun depan aku bisa lanjut kuliah ambil keguruan, berprestasi dengan baik dan mengabdikan diri,” harapnya.
Kamp yang Membuka Hati
19 Agustus 2009 Matahari belum tampak di langit ketika puluhan anak muda berkaus biru muda dan bercelana putih berkumpul di halaman Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng, Jakarta Barat. Sabtu, 15 Agustus 2009 itu adalah hari pertama diselenggarakannya Tzu Ching Camp IV. Acara ini dilangsungkan sejak 15–17 Agustus 2009.
Tergugah dari Pengalaman Diri
18 Agustus 2009 “Untung ada Bidan Rosita yang ngasih tahu tentang Yayasan Buddha Tzu Chi,” kata Marliana. Ia pun mendaftarkan diri dan juga nenek beserta tantenya untuk mengajukan bantuan pengobatan. Tidak perlu menunggu lama, Marliana pun dioperasi. Operasi pertama pada Desember 2008 dan yang kedua Januari 2009. Ternyata tumor Marliana ini tergolong ganas dan harus dibersihkan. “Kalau nggak ada bantuan dari Tzu Chi, saya nggak tahu harus bagaimana,” ungkapnya.







Sitemap