Berita
Tzu Chi Hospital PIK Resmikan Booth Layanan Home Care
28 September 2026Tzu Chi Hospital PIK berkolaborasi dengan LoveCare Indonesia membuka Booth LoveCare. Kolaborasi ini diharapkan memudahkan pasien dan keluarga memperoleh akses terhadap layanan home care profesional.
Komitmen Jubah Putih
23 November 2011 Para relawan medis juga menjadikan TIMA sebagai tempat untuk melatih diri. Dalam berkegiatan, TIMA juga menerapkan budaya humanis Tzu Chi untuk mencapai visi Tzu Chi yang sesuai dengan ikrar Master Cheng Yen: menyucikan hati manusia, masyarakat hidup aman dan daman, serta dunia terhindar dari bencana.
Sukacita dalam Keluarga Tzu Chi
23 November 2011 Para relawan Tzu Chi mulai berdatangan dari daerah Citra Garden, Daan Mogot, Kalideres, dan sekitarnya ke lokasi gathering. Saya (Christine Desyliana Shijie -red) yang bertugas sebagai MC memulai gathering ini tepat pada pukul 16.00 WIB.
Jing Si Talk: Mengapa Ikut Tzu Chi?
22 November 2011Setelah penjelasan diberikan kemudian Hendry bertanya mengapa kita (para peserta dan relawan) memilih Tzu Chi sebagai tempat atau wadah untuk berbuat kebaikan? Hendry memberikan beberapa alasan mengapa orang memilih Tzu Chi.
Suara Kasih: Membantu Korban Banjir
22 November 2011 Ketidakselarasan unsur alam telah membawa banyak penderitaan bagi manusia. Namun, di tengah masa yang sulit ini, kita dapat melihat interaksi antara para Bodhisatwa dunia dengan korban bencana. Lihatlah Guatemala. Negara ini seringkali dilanda bencana, karena perubahan cuaca yang ekstrem, sekalinya hujan pasti akan terjadi banjir.
Ehipassiko Bedah Buku
22 November 2011 Ehipassiko Dharma bedah buku harus dipraktikkan secara nyata agar dapat meningkatkan kebijaksanaan. Dengan adanya kebijaksanaan maka hati akan dipenuhi oleh welas asih sehingga dapat menebarkan cinta kasih universal yang tak membeda-bedakan ke seluruh dunia.
Suara Kasih: Menginspirasi Semua Orang
21 November 2011 Lihatlah, Sumatera Barat di Indonesia juga dilanda bencana banjir. Banyak rumah yang tergenang air. Setelah mendengar kabar tersebut, insan Tzu Chi segera bergerak membagikan beras, dan minyak goreng.
Menjernihkan Batin
21 November 2011 Selain bersumbangsih, insan Tzu Chi juga harus senantiasa menjernihkan hati sendiri apalagi setelah sibuk melakukan kegiatan sehari-hari dan ditambah lagi bersumbangsih di saat ada waktu luang, tentunya banyak kejadian yang dapat memengaruhi kondisi hati dan batin kita.
Menyelami dan Mewariskan Ajaran Jing Si
21 November 2011Dengan mengikuti bedah buku, kita seperti bertemu Master. Dengan menjadi relawan bedah buku, kita telah mewariskan ajaran Master, membantu orang lain untuk mengerti ajaran Master dan menambah kebijaksanaan.
Suara Kasih: Hidup Berdampingan
19 November 2011 Kita harus memiliki semangat kebersamaan, membangkitkan cinta kasih, dan tidak saling membedakan. Orang yang berada dalam kondisi aman harus segera bergerak. Para pemilik pabrik harus segera mengerahkan stafnya untuk terjun ke lokasi bencana.
Menjaga Pikiran
19 November 2011 Pada dasarnya di dunia ini tidak ada masalah apapun, tetapi manusia sendirilah yang menciptakan masalah itu. Saat menghadapi masalah kita tidak mencoba untuk mempermudah masalah itu, tetapi cenderung mudah emosi, saling menyalahkan dan membandingkan-bandingkan, tetapi tidak mencoba untuk berpikir dalam kondisi yang tenang.
Suara Kasih: Saling Membantu
17 November 2011 Saat itu, tim medis Tzu Chi di Taiwan juga berangkat untuk memberi pelayanan medis, bantuan materi, dan lain-lain. Pada saat itu, Relawan Hu yang merupakan umat Islam dari Turki dan Relawan Chen dari Yordania yang merupakan umat Buddha berkumpul untuk menyurvei lokasi bencana.
Suara Kasih: Memikul Tanggung Jawab
16 November 2011 Kita dapat melihat insan Tzu Chi di Lesotho yang juga berlatih adaptasi Sutra. Mereka juga bernyanyi dengan pelafalan Mandarin yang sangat tepat. Mereka diajarkan untuk memahami isi liriknya.P ara insan Tzu Chi menjelaskan satu per satu arti kata dalam lirik tersebut.
Meluruskan yang Salah Menjadi Benar
16 November 2011 Hendry Zhou, relawan Tzu Chi yang membawakan materi saling mewariskan ajaran Jing Si ini mengatakan jika Master Cheng Yen pernah mengatakan, “Asalkan ada jodoh yang dalam, tidak takut jodoh itu datang terlambat. Asalkan ketemu jalan, tidak takut jalan itu jauh.”
Mengendalikan Hawa Nafsu
16 November 2011 Hari itu, Rabu 9 November 2011, tepatnya pukul 18.30 WIB terlihat beberapa relawan yang mulai berdatangan mengikuti kegiatan Bedah Buku “ 20 Kesulitan Kehidupan “ di Kantor He Qi Barat bersama Kumuda Yap Shixiong .







Sitemap