Berita

Menjalin Jodoh Baik Melalui Butiran Beras

12 Juli 2024
Perjalanan darat selama 2,5 jam tidak menyurutkan semangat para relawan di Xie Li Kutai Barat untuk menebar kebaikan kepada masyarakat Kampung Sendawar. Para relawan hendak membagikan 650 kg beras.

Semangat Mencintai Bumi

Semangat Mencintai Bumi

19 April 2009 Tak terasa sudah sebulan kegiatan penyuluhan pelestarian lingkungan di Rusun Sukaramai berlalu. Tiba saat bagi Tzu Chi Medan kembali mengadakan penyuluhan yang sama di sekitar Rusun Sukaramai Blok A6 dan A7 Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, untuk tahap kedua.
Mengenal Lebih Jauh Tentang Tzu Chi

Mengenal Lebih Jauh Tentang Tzu Chi

19 April 2009 Orang yang memahami teori belum tentu paham bagaimana menerapkannya, tetapi orang yang mampu menerapkannya tentu telah memahami teorinya dengan baik, itulah sebuah pesan dari Master Cheng Yen. Master Cheng Yen mendirikan Yayasan Buddha Tzu Chi pada tahun 1966 dengan tujuan agar dapat menjernihkan hati manusia dengan menolong sesama.
Membangun Karakter Anak Sejak Dini

Membangun Karakter Anak Sejak Dini

16 April 2009 Bagian yang menarik dari kegiatan kelas budi pekerti adalah unsur kasih sayang yang dominan dalam setiap kegiatan pengajarannya. Hasilnya secara bertahap diharapkan dapat membentuk karakter anak-anak menjadi lebih baik.
Kamar Bertumpuk “Emas”

Kamar Bertumpuk “Emas”

14 April 2009 “Beginilah kamar saya. Kecil,” ucap Chin Chiang Hui (66) kepada kami dengan tawa lepas dan sedikit rasa sungkan karena kamarnya berantakan. Lie Fie Lan, relawan Tzu Chi langsung menyahut, “Kecil tapi isinya ‘emas’ semua.” Bukan karena kamarnya berantakan Chiang Hui merasa sungkan, namun lebih dari itu. Kamarnya yang berukuran sekitar 2 x 3 meter berlantai kayu yang berada di lantai dua tersebut penuh dengan barang daur ulang!
Sarana Memperkenalkan Budaya Humanis

Sarana Memperkenalkan Budaya Humanis

14 April 2009 Dalam paham humanisme, manusia adalah penerjemah terhadap lingkungan dan pengalamannya sendiri. Berbagai informasi yang masuk akan diorganisir dan diolah oleh individu yang akhirnya menjadi sebuah kesan. Kesan setiap orang bisa menjadi positif atau negatif tergantung pada bagaimana lingkungan memberikan stimulus kesan dan pemahaman yang dimiliki oleh setiap individu.
Apa yang kita lakukan hari ini adalah sejarah untuk hari esok.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -