BERSAMA KITA WUJUDKAN DUNIA YANG LEBIH BAIK

Hingga tahun 2025, relawan TZU CHI telah tersebar di 68 negara dan telah memberikan bantuan ke 139 negara
tanpa memandang suku, bangsa, ras, agama.




DONASI

Temukan kebahagiaan saat berbagi


Menjadi RELAWAN

Bergabunglah dengan kami dalam barisan relawan

 

 


DENGAN CINTA KASIH MELENYAPKAN PENDERITAAN

TZU CHI merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan.

TZU CHI berkomitmen menebarkan cinta kasih universal, dengan welas asih melenyapkan penderitaan, dan membawa perubahan positif di dunia.


BANTUAN AMAL

BANTUAN INDIVIDU

Ribuan penerima bantuan jangka panjang (Gan En Hu) membutuhkan uluran tangan kita

DONASI

BEDAH RUMAH

Mari membangun harapan dan wujudkan mimpi mereka melalui rumah layak huni yang sehat

DONASI

PENDIDIKAN

Dukung anak-anak Indonesia memiliki pendidikan yang layak agar mereka dapat meraih cita-citanya

DONASI

BENCANA

Melepaskan penderitaan, menentramkan jiwa, menentramkan raga, memulihkan kehidupan

DONASI



Lanjutkan Harapan Melalui Program Bebenah Kampung Tahap ke-7 di Kamal Muara

Lanjutkan Harapan Melalui Program Bebenah Kampung Tahap ke-7 di Kamal Muara

18 Mei 2026

Memasuki tahap ke-7 Program Bebenah Kampung di Kamal Muara, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 1 melaksanakan kegiatan survei rumah yang kondisinya tidak layak huni.

Perhatian Bagi Korban Kebakaran di Kota Lhokseumawe

Perhatian Bagi Korban Kebakaran di Kota Lhokseumawe

18 Mei 2026

Relawan Tzu Chi Aceh Komunitas Lhokseumawe memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Pardede, Kota Lhokseumawe berupa ember, perlengkapan mandi, sendal, dan uang pemerhati untuk meringankan beban mereka.

Perenungan Tekad Batin di Perayaan Waisak Tzu Chi Biak

Perenungan Tekad Batin di Perayaan Waisak Tzu Chi Biak

15 Mei 2026

Tzu Chi Biak mengadakan perayaan Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Internasional, pada Minggu, 10 Mei 2026. Para peserta dengan khidmat menjalani prosesi dari pemandian rupang Buddha, hingga membasuh kaki orang tua.




Lebih mudah sadar dari kesalahan yang besar; sangat sulit menghilangkan kebiasaan kecil yang buruk.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -