BERSAMA KITA WUJUDKAN DUNIA YANG LEBIH BAIK

Hingga tahun 2025, relawan TZU CHI telah tersebar di 68 negara dan telah memberikan bantuan ke 139 negara
tanpa memandang suku, bangsa, ras, agama.




DONASI

Temukan kebahagiaan saat berbagi


Menjadi RELAWAN

Bergabunglah dengan kami dalam barisan relawan

 

 


DENGAN CINTA KASIH MELENYAPKAN PENDERITAAN

TZU CHI merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan.

TZU CHI berkomitmen menebarkan cinta kasih universal, dengan welas asih melenyapkan penderitaan, dan membawa perubahan positif di dunia.


BANTUAN AMAL

BANTUAN INDIVIDU

Ribuan penerima bantuan jangka panjang (Gan En Hu) membutuhkan uluran tangan kita

DONASI

BEDAH RUMAH

Mari membangun harapan dan wujudkan mimpi mereka melalui rumah layak huni yang sehat

DONASI

PENDIDIKAN

Dukung anak-anak Indonesia memiliki pendidikan yang layak agar mereka dapat meraih cita-citanya

DONASI

BENCANA

Melepaskan penderitaan, menentramkan jiwa, menentramkan raga, memulihkan kehidupan

DONASI



Perayaan HUT Tzu Chi Tanjung Balai Karimun ke-15 yang Penuh Makna dan Sukacita

Perayaan HUT Tzu Chi Tanjung Balai Karimun ke-15 yang Penuh Makna dan Sukacita

12 Juni 2026

Dalam rangka memperingati HUT ke-15, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun menggelar rangkaian kegiatan penuh makna. Kegiatan dihadiri Gan En Hu yang sekaligus menerima santunan bulanan.

Tzu Chi Serahkan 114 Rumah bagi Penyintas Longsor di Aek Parombunan, Sibolga

Tzu Chi Serahkan 114 Rumah bagi Penyintas Longsor di Aek Parombunan, Sibolga

11 Juni 2026

Tzu Chi menyerahkan 114 rumah kepada warga penyintas tanah longsor di Aek Parombunan, Sibolga. Selain rumah, warga menerima sertifikat hak milik dan perlengkapan rumah tangga.

Peduli Korban Kebakaran Kemayoran, Tzu Chi Bagikan 375 Paket Bantuan

Peduli Korban Kebakaran Kemayoran, Tzu Chi Bagikan 375 Paket Bantuan

09 Juni 2026

Peduli korban kebakaran di Kemayoran, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Pusat membagikan 375 paket bantuan kebakaran untuk warga di pengungsian.




Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -