Senin, 27 Februari 2017

Merawat Anak-anak Istimewa


Merawat Anak-anak Istimewa
02 Februari 2017
Menggandeng tangan mungil Aling menjadi rutinitas pagi seorang pengasuh di Lembaga Penyantun Anak (LPA) Guna Nanda, Cakung, Jakarta Timur. Aling ikut saja tanpa berontak saat tangannya digenggam. Rambutnya masih basah usai mandi pagi, wajahnya lugu penuh kepolosan, matanya kecil, dan tulang pinggulnya agak bengkok ke depan.

[Baca Lebih Lanjut]


Meneladani Vegetarian Muda


Meneladani Vegetarian Muda
19 Januari 2017
Vincent Fransidy dan Jennifer Cendana merupakan dua dari sekian banyak anak yang bertekad untuk menjalani hidup dengan pola makan vegetaris. Keputusan dua Bodhisatwa cilik ini untuk menjadi vegetarian menuai reaksi positif dari berbagai pihak.

[Baca Lebih Lanjut]


Melindungi Bumi, Memberkahi Diri


Melindungi Bumi, Memberkahi Diri
06 Januari 2017
Brilianto atau yang akrab disapa Brian memiliki kebiasaan mengumpulkan sampah-sampah daur ulang di sekitar tempat tinggalnya. Mayoritas adalah botol-botol plastik minuman kemasan. Brian juga merupakan salah satu penerima bantuan pendidikan Tzu Chi. Ia memiliki inisiatif untuk melestarikan lingkungan karena terinspirasi dari kegiatan yang ia ikuti di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

[Baca Lebih Lanjut]


Mencari Terang ke Kota Singkawang


Mencari Terang ke Kota Singkawang
08 November 2016
Katarak telah membatasi ruang gerak banyak orang. Namun, tak semua orang bisa dengan mudah mendapatkan akses operasi katarak. Lewat baksos katarak, Yayasan Buddha Tzu Chi Singkawang menciptakan akses tersebut.

[Baca Lebih Lanjut]


Mewujudkan Angan yang Nyaris Padam


Mewujudkan Angan yang Nyaris Padam
19 Oktober 2016
Hati Marham merasa senang tak terkira setiap kali mendorong satu gerobak pasir ke arah rumahnya. Ia seperti terbakar. Bukan oleh teriknya matahari, namun karena semangat. Ia terbakar semangat. Tiap butiran pasir yang ia pindahkan, rasanya mewakili rasa bahagianya yang sukar dihitung oleh angka. Berjuta-juta kegembiraan dan mungkin miliaran rasa syukur.

Hati Marham merasanya senang tak terkira setiap kali ia mendorong satu gerobak pasir ke arah rumahnya. Ia seperti terbakar. Bukan oleh teriknya matahari, namun karena semangat. Ia terbakar semangat. Tiap butiran pasir yang ia pindahkan, rasanya mewakili rasa bahagianya yang sukar dihitung oleh angka. Berjuta-juta kegembiraan dan mungkin miliaran rasa syukur.

[Baca Lebih Lanjut]


Hadiah untuk Engellie


Hadiah untuk Engellie
06 Oktober 2016

Di usia yang masih belia, Engellie (10) terkena stroke hingga lumpuh. Setelah melalui proses pengobatan panjang, siswi kelas 5 SD Cinta Kasih Tzu Chi ini pun kini sudah dapat kembali beraktivitas, bahkan melanjutkan sekolahnya kembali.

[Baca Lebih Lanjut]


Berdiri Tegap di Usia 26 Tahun


Berdiri Tegap di Usia 26 Tahun
31 Agustus 2016
Meskipun mempunyai kekurangan, Tuan Zhi selalu optimis. Ia belajar untuk mandiri dan membantu pekerjaan rumah seperti mencuci pakaian, memasak, juga membersihkan lantai. Ia bahkan memperoleh pekerjaan tetap di sebuah sekolah bagi para penderita autisme. Namun, karena struktur tulangnya masih tumbuh dan semakin banyaknya kegiatan yang ia lakukan sehari-hari, ia mulai mengalami rasa sakit di pinggang dan kaki.

[Baca Lebih Lanjut]


Inspirasi dari Rumah Besi


Inspirasi dari Rumah Besi
15 Juli 2016
Berawal dari keinginan memiliki rumah yang asri, nyaman, ramah lingkungan, dan terjangkau biayanya, pasangan arsitek ini mendesain rumah mereka secara berbeda.

[Baca Lebih Lanjut]


Buah Manis Perjuangan Tjeng Nio


Buah Manis Perjuangan Tjeng Nio
09 Juni 2016
Sembari lewat, ia menghampiri pedagang lain yang berada tak jauh dari tempatnya berjualan, lalu menyerahkan sebuah lembaran kertas berwarna merah muda yang ternyata merupakan tanda bukti donasi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

[Baca Lebih Lanjut]


Membina Desa Mandiri Pangan


Membina Desa Mandiri Pangan
15 Januari 2016
Sejak pertengahan tahun 2012 lalu, Bambang didaulat untuk menjadi koordinator tim ahli pertanian Tzu Chi dalam program pertanian berkelanjutan di beberapa wilayah di Singkawang. Sebelumnya, pada bulan Mei di tahun yang sama, lima ahli pertanian dari Tzu Chi Taiwan datang untuk melakukan survei terhadap pertanian di sana.

[Baca Lebih Lanjut]


Prev 1 2 3 4 5Next
Jangan takut terlambat, yang seharusnya ditakuti adalah hanya diam di tempat.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat