Selasa, 15 Oktober 2019
Indonesia | English

Terus Menyemangati Tjek Min


Terus Menyemangati Tjek Min
12 September 2019

Keinginan Tjek Min untuk sembuh begitu kuat. Beberapa gerakan anggota tubuhnya seolah menggambarkan semangat untuk segera pulih dari stroke yang dideritanya. Semangat ini dijawab oleh relawan Tzu Chi dengan memberikan dukungan serta pendampingan bagi ayah dua putri tersebut.

[Baca Lebih Lanjut]


Membangun Fondasi Karakter Sejak Dini


Membangun Fondasi Karakter Sejak Dini
01 Agustus 2019

Mendidik bukan sekadar menjadikan anak cakap secara akademis, namun juga berkarakter mulia. Dan pendidikan budaya humanis dijadikan Sekolah Tzu Chi Indonesia sebagai upaya untuk menyelaraskan keduanya.

[Baca Lebih Lanjut]


Kita Benar-benar Satu Keluarga


Kita Benar-benar Satu Keluarga
08 Mei 2019

Dewi Anggraini (43) bagai tenggelam dalam makna mendalam lagu Satu Keluarga ini. Cobaan hidup yang bertubi-tubi mampu ia lewati berkat dukungan dan semangat Satu Keluarga yang ditunjukkan orang-orang yang sama sekali tak memiliki hubungan darah dengannya.

[Baca Lebih Lanjut]


Perahu Dharma mengarungi Lautan Kebijaksanaan


Perahu Dharma mengarungi Lautan Kebijaksanaan
25 April 2019

Persamuhan Dharma Sutra Makna Tanpa Batas (Wu Liang Yi Jing) menjadi bukti bahwa insan Tzu Chi Indonesia juga mendalami Dharma selain bersumbangsih dan berbuat kemanusiaan. Inilah cara insan Tzu Chi melatih diri, mengembangkan berkah dan kebijaksanaan secara bersamaan.

[Baca Lebih Lanjut]


Hidup di Kesempatan Kedua


Hidup di Kesempatan Kedua
21 Maret 2019
Saat tsunami terjadi, Kasmayadi beserta istri, tiga anak, adik, dan seorang keponakannya berada di Pantai Talise. Mereka tengah pulang ke kampung halaman sekaligus berlibur. Kasmayadi adalah relawan Tzu Chi Sinarmas daerah Kalimantan Tengah. 

[Baca Lebih Lanjut]


Ribuan Tangan yang Memulihkan Palu


Ribuan Tangan yang Memulihkan Palu
21 Maret 2019

Gempa dan tsunami baru tiga hari berlalu ketika relawan tanggap darurat Tzu Chi (TTD) bertolak ke Makassar, Sulawesi Tengah. Dengan akses yang masih sangat minim, relawan tetap melakukan pembagian bantuan dan menyisir posko-posko di wilayah bencana.

[Baca Lebih Lanjut]


Kisah Si Kecil dari Banaran


Kisah Si Kecil dari Banaran
22 Januari 2019

Memiliki buah hati dalam sebuah pernikahan adalah harapan setiap orang. Ketika hal itu terwujud, hanya rasa syukur dan sukacita yang tersisa. Bahkan, ketika "malaikat kecil" ini pun ternyata tak sempurna, tak ada caci maupun cela kepada Sang Maha Pencipta. Hanya untaian doa dan ribuan jerih usaha untuk memulihkannya.

[Baca Lebih Lanjut]


Saya Seorang "Kakak" dan Saudara


Saya Seorang "Kakak" dan Saudara
02 Januari 2019
Dina Wati Faot asal Kupang, Nusa Tenggara Timur kini menjadi relawan Komite Tzu Chi di Malaysia.

[Baca Lebih Lanjut]


Sebuah Musala di Cilangari


Sebuah Musala di Cilangari
03 Desember 2018

Jauh dari hiruk pikuk perkotaan, suara adzan dari sebuah Musala yang sudah bagaikan pengingat menggema memanggil warga untuk beribadah. Tak peduli sebesar apa tiang yang menopang, iman tak akan mudah luntur oleh rapuhnya pasak.

[Baca Lebih Lanjut]


Tetap Mandiri, Bahkan Bisa Bersumbangsih


Tetap Mandiri, Bahkan Bisa Bersumbangsih
15 November 2018

Kecelakaan yang merenggut salah satu kaki Andi tidak membuat semangat hidupnya ikut terenggut. Berbekal keterampilannya dalam bidang elektronik, Andi tetap bisa menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab. Keterampilan ini pula yang membuatnya masih bisa bersumbangsih.

[Baca Lebih Lanjut]


Prev 1 2 3 4 5 6Next
Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat