Kumpulan Kisah Humanis
Abidzar dengan Rahang Barunya
24 Februari 2026Sejak lahir, Abidzar mengalami kelainan rahang yang membuatnya sulit makan dan berbicara. Bersama orang tuanya, Erni dan Nazaruddin, ia datang dari Medan ke Jakarta untuk menjalani pengobatan, agar bisa hidup lebih nyaman dan tumbuh percaya diri seperti anak-anak lain.
Dalam Derai Hujan, Mereka Mendapatkan Rumah yang Menguatkan
28 Januari 2026Dulu, keluarga Rusdi dan Kilah selalu khawatir saat hujan karena rumahnya bocor. Kini, mereka dapat merasa tenang karena rumah mereka sudah diperbaiki dan memiliki atap baru kokoh.
Lima Ribu Rumah Bawa Perubahan untuk Lima Ribu Keluarga
13 Januari 2026Di Indonesia ada peribahasa: berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Peribahasa ini menemukan maknanya dalam program renovasi rumah Tzu Chi bersama Kementerian PKP yang dijalankan bersama pemerintah Indonesia secara nyata ini.
Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Distribusi Bantuan Di Tengah Kesulitan
12 Januari 2026Siklon Tropis Senyar melanda Sumatera dengan banjir dan longsor. Di tengah kepanikan dan duka, warga saling menolong, relawan bergerak cepat, dan solidaritas tumbuh saat bencana.
Kisah Penerima Bantuan: Dulu Hampir Putus Sekolah, Kini Riska Sukses Menjadi Perawat
20 November 2025Rizka, anak pekerja harian lepas di Bekasi, tak menyangka mimpinya terwujud. Dengan kondisi ekonomi keluarga terbatas, kuliah di Akademi Keperawatan dulu hanya menjadi angan-angan.
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Banyumas: Di Bawah Atap Baru, Harapan Tumbuh di Banyumas
04 November 2025Dari dinding bambu dan atap bocor, warga Banyumas kini tinggal di rumah layak nyaman. Sebanyak 132 rumah telah direnovasi Tzu Chi Indonesia dalam program Bebenah Kampung.
Yang Tak Sempurna tapi Penuh Makna: Jatuh Cinta pada Isyarat Tangan
11 Agustus 2025Memiliki anak dengan kondisi istimewa tidak mudah, sering mengguncang mental orang tua. Kabar itu datang mengejutkan dan menyakitkan, membuat orang tua bingung harus dilakukan.
Yang Tak Sempurna tapi Penuh Makna: “Batik Griya Difabel” - Satu Goresan, Seribu Harapan
07 Agustus 2025Di Batik Griya Difabel, Tim Redaksi Majalah Dunia Tzu Chi merasakan suasana hangat. Bukan bangunannya yang menarik, melainkan keramahan yang terasa saat memasuki tempat.
Yang Tak Sempurna tapi Penuh Makna
06 Agustus 2025Di tengah derasnya gelombang stereotip dan batasan yang seringkali membelenggu pandangan kita, ada satu fakta yang tak bisa dielakkan: setiap manusia menyimpan potensi luar biasa, yang jauh melampaui sekadar fisik atau kondisi yang terlihat.
Lorong Gelap Rumah Ibu Siti dan Cahaya Harapan Nenek Hasna di Tanah Tinggi
29 Juli 2025Di Jakarta Pusat, di antara gang sempit minim cahaya matahari, ada lorong selebar 40 cm. Lorong ini terlalu sempit untuk dilewati dua orang dewasa sekaligus. Di sini Ibu Siti Juhariah tinggal.
Kembali Menegakkan Kepala dan Mantap Berjalan
24 Juli 2025Kehadiran Tzu Chi menjadi penerang bagi Shia Fei pascakecelakaan. Berkat bantuan, perhatian, dan pendampingan relawan selama pemulihan, Shia Fei dan adiknya Visakha merasa memiliki keluarga kedua yang hangat dan menyemangati.
Jejak Cinta Kasih Yang Tak Hilang di Jagabita
15 Juli 2025Sejak 2016, Tzu Chi Indonesia menebar cinta kasih di Desa Jagabita melalui berbagai bantuan, mulai dari bedah rumah, sanitasi, hingga pemberdayaan ekonomi. Hingga kini, kepedulian itu masih dirasakan masyarakat setempat.
Rumah Sopan, Sebuah Oase di Tengah Kepadatan Kota
28 Mei 2025Di tengah hiruk pikuk Kota Bekasi, keberadaan Rumah Sopan bagai oase yang menawarkan ketenangan, keasrian, dan udara yang segar. Rumah Sopan adalah wujud harmoni antara manusia dan lingkungan.
Green Office di Tzu Chi Center: Harmoni dengan Alam
02 Mei 2025Sejak 1990, Master Cheng Yen mengajak masyarakat menjaga lingkungan. Hingga kini, semangat itu dijalankan insan Tzu Chi di berbagai negara, termasuk melalui pembangunan Tzu Chi Center di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
“Hidup” Kembali dengan Kaki Palsu
29 April 2025Tahun 2023 menjadi tahun yang mengubah jalah hidup Nurtiah. Akibat penyakit Diabetes, ia harus merelakan kaki kanannya diamputasi. Masalah keluarganya juga semakin pelik. Di tengah bergulirnya cobaan hidup, perlahan Nurtiah bangkit dari keterpurukannya.







Sitemap